BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pemenuhan
kebutuhan akan sistem informasi bagi semua jenis organisasi menyebabkan
perkembangan sistem informasi yang begitu pesat. Begitu pula dengan
perkembangan di sektor pelayanan kasir yang dikenal dengan Sistem Informasi
Kasir. Sistem Informasi Kasir merupakan suatu kebutuhan yang mutlak bagi
pelayanan penjualan terutama pada minimarket, sehingga dapat memberikan
kemudahan dalam administrasi bagi minimarket yang menerapkannya. Dengan adanya
Sistem Informasi Kasir, bukan hanya pelayanan terhadap pelanggan yang menjadi
lebih baik tetapi juga pelayanan untuk seluruh pihak terkait dengan proses
penjualan yang ada seperti staf dan
kepala minimarket . Peranan Sistem Informasi yang signifikan inilah yang tentu
saja harus diimbangi dengan pengaturan dan pengelolaan yang tepat sehingga
kerugian–kerugian yang mungkin terjadi dapat dihindari. Kerugian yang dimaksud
bisa dalam bentuk informasi yang tidak akurat yang disebabkan oleh pemrosesan
data yang salah sehingga dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang salah
pula. Keamanan asetnya salah satunya adalah data tidak terjaga, integritas data
yang tidak dapat dipertahankan, hal–hal inilah yang dapat mempengaruhi
efektifitas dan efisiensi dalam pencapaian tujuan dan strategi organisasi.
Sehubungan dengan alasan tersebut diperlukan adanya sebuah mekanisme kontrol
terhadap pengelolaan teknologi informasi. Masalah yang sering timbul di Indomaret
adalah adanya kasus kehilangan data,
kesalahan dalam pembacaan kode barang, kebocoran data, penyalahgunaan komputer
dan nilai investigasi TI yang tinggi tetapi tidak diimbangi dengan pengembalian
nilai yang sesuai. Oleh sebab itu maka diperlukan sebuah mekanisme kontrol atau
audit Sistem Informasi atau audit Teknologi Informasi.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah diatas maka didapatkan perumusan masalah yaitu:
1. Jenis evaluasi manajemen TI yang sesuai untuk mini market
indomaret
2. Kontrol objektif yang digunakan dalam melakukan evaluasi.
1.3
Batasan Masalah
Batasan masalah
pada penulisan laporan ini bertujuan agar pembahasan tidak meluas dan dapat
terfokus pada bidang kajiannya, maka batasan masalahnya sebagai berikut:
1.
Audit dilakukan
pada sistem informasi kasir dan perangkat hardware yang berada dilingkungan
sistem informasi kasir.
2.
Objek audit
diakukan pada bagian biro administrasi dan layaan IT
3.
Dan pada pengguna
sistem informasi kasir
1.4
Tujuan
untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan teknologi informasi khususnya sistem informasi kasir indomaret yang mengacu pada proses pelaksanaan di indomaret
BAB
II
1.1. Tinjauan Sistem Informasi Kasir Indomaret
Sistem
Informasi Kasir Indomaret adalah sistem yang di gunakan untuk pendataan barang
dan digunakan juga untuk pelayanan konsumen indomaret dan sebagai tempat
transaksi belanja
1.2. Prosedur Audit Aplikasi Yang Dilakukan
Terdapat
lima tahap dalam audit keuangan, yaitu:
1.
Perencanaa audit pendahuluan
2.
Review pendahuluan dan assesment terhadap struktur pengendalian internal
3.
Pengujian pengendalian dalam audit
4.
Biaya dalam Pengujian
5.
Pelaporan audit
1. Perencanaa audit pendahuluan
Tahap
pertama ini untuk menentukan kebutuhan audit serta menetapkan cakupan dan
tujuan audit. Langkah selanjutnya mencari informasi mengenai industri
perusahaan, meneliti kertas kerja tahun sebelumnya, mempersiapkan program audit,
memperoleh pemahaman mengenai bisnis perusahaan dan mempersiapkan prosedur
analitis. Prosedur analitis adalah tes untuk menguji hubungan antara data
keuangan dan non keuangan dan untuk menyelidiki ketidakkonsistenan yang
material.
2.
Review pendahuluan dan assesment terhadap struktur pengendalian internal
Kegiatan
yang dilakukan adalah:
Pemeriksaan, Dokumentasi, dan Penilaian Sistem
Pengendalian Internal. Auditor harus memahami terlebih dahulu mengenai sistem
pengendalian internal perusahaan. Dengan pemahaman tersebut, auditor dapat
menilai kekuatan dan kelemahan sistem pengendalian internal. Auditor sebaiknya
menggunakan berbagai teknik untuk mengumpulkan fakta, seperti memeriksa kembali
catatan dan dokumen, mengamati kegiatan, interview dengan personel inti dan
memberikan kuisioner.
3. pengujian Pengendalian Dalam Audit. terdapat
beberapa langkah :
1. Auditor melakukan penilaian
pendahuluan berkaitan dengan keefektifan operasi dalam struktur pengendalian
internal dan pengendalian khusus yang diterapkan dalam SAI harus
diidentifikasi.
2. Auditor harus membuat judgement
(penilaian) agar pengendalian internal yang diimplementasikan adalah
pengendalian yang kritis dan mereka dapat bekerja sesuai yang ditentukan oleh
manajemen.
3. Auditor harus menilai setiap
kekuatan pengendalian internal, sehingga risiko pengendalian dapat
diperkirakan. Pada tingkat di mana risiko itu berada dalam suatu kisaran yang
dapat diterima, auditor mempersiapkan program audit yang menunjukkan langkah
pengujian kekuatan pengendalian yang terkait. Resiko pengendalian diartikan
sebagai risiko yang menunjukkan pernyataan salah secara material dalam
asersi-asersi yang mengarah pada kesalahan yang signifikan dalam laporan
keuangan.
4. Keefektifan Biaya dalam
Pengujian Pengendalian.
Pengujian terhadap risiko
pengendalian pendahuluan harus mempertimbangkan faktor biaya. Oleh karena itu
alternatif yang mungkin bisa dilakukan oleh seseorang dengan adanya audit lebih
memperluas prosedur pengujian substanstif.
5. Laporan Sistem Yang Telah Di
Audit
Pada tahap adalah membuat laporan
tentang permasalhan yang ada pada siatem dan solusi untuk membuat sistem yang
kita audit menjadi lebih baik
1.3. Proses It Dalam Sistem Informasi Kasir Indomaret
Data barang dibaca menggunkan barcode kemudian data barang masuk kedalam data base dan didalam data base terdapat nama barang, data transaksi, waktu transaksi dan admin yang menggunakan sistem informasi kasir indomaret tersebut sehingga pihak administrasi indomaret tahu mana barang yang masih ada stok nya atau barang yang sudah habis stok nya dan juga menghitung keuntungan dan kerugian penjualan di minimarket indomaret tersebut
1.4. Resiko It Akibat Penggunaan Sistem Informasi Kasir
Indomaret
Jika sistem informasi kasir indomaret tersebut masih di operasikan maka pihak mini market indomaret tersebuat akan mengalami kerugian dan pendataan barang akan makin tidak tersetrukur dengan baik sehingga pihak minimarket harus mendata ulang kembali barang yang sudah masuk atau barang sudah keluar dan ini membutuhkan waktu yang lama.
BAB
III
1.1. Pengendalian Masukan
Tujuan
Audit pengendalian masukan :
1. Untuk
memastikan pengendalian masukan (input) sudah berjalan dengan baik dan benar
2. Untuk
memastikan asset sistem informasi yang ada dalam keadaan aman dengan adanya
pengendalian terhadap masukan sistem
3. Untuk
mengetahuai apakah ada pengawasan terhadapt masukan sistem
ObJek
Audit :
1.
Sistem
aplikasi(menu login aplikasi)
2.
Operasinal sistem
aplikasi yang terhubung
3.
Menu pengaturan
profile user
4.
Interface sistem
5.
Dokumen input
6.
Dokumen output
7.
Tempat pengarsipan
8.
Memori computer
Standard
dan Perbandingan ang digunakan (teori) :
1.
Source document
controls
2.
Validation
controls
3.
Input error
correction
4.
Pemisah antara
kewenangan akses setiap bagian
5.
Penggunaan
bahasa,warna yang harus mudah digunakan user
6.
Penyimpanan
dokumen berdasarkan periode dan jenis
7.
Keefektifan
penggunaan menu-menu didalam sistem
Prosedur
Audit Rinci
|
No |
Tahap Pengujian
atas Segmentasi |
Objek Audit |
Hasil |
|
B |
Pengendalian
Masukan(Input Controls) |
||
|
1 |
Lakukan
pengecekan tentang petugas yang melakukan entry data,apakah memiliki
otorisasi |
Biro
IT Indomaret |
Petugas
input data semua terotorisasi |
|
2 |
Lakukan
pengecekan apakah terdapat pemisahan tugas antara pihak yang melakukan input
data dengan yang mengeluarkan output laporannya |
Biro
IT indomaret |
Petugas
input data berbeda dengan yang melakukan output |
|
3 |
Dapatkan
informasi apakah delete atau update hanya dapat dilakukan oleh user tertentu
yang diberi otoritas |
Database
sistem aplikasi |
Hanya
admin dan pimpinan |
|
4 |
Lakukan
pengecekan apakah kesalahan yang telah terlanjur di input dapat di delete |
Database
dan sistem aplikasi |
kesalahan
yang telah terlanjur di input dapat di delete |
|
5 |
Lakukan
pengecekan apakah terdapat menu konfirmasi terhadap data sebelum disimpan |
Sistem
aplikasi |
Terdapat
menu konfirmasi |
|
6 |
Lakukan
pengecekan terhadap penggunaan bahasa dan kombinasi warna pada layar system
aplikasi |
Sistem
aplikasi |
Bahasa
Indonesia,warna hijau muda |
|
7 |
Dapatkan
informasi tentang fasilitas penanganan kesalahan(menu help) |
Sistem
aplikasi |
Sistem
aplikasi dilengkapi menu help |
|
8 |
Lakukan
pengecekan ,apakah terdapat pesan kesalahan atau error message pada system
aplikasi |
Sistem
aplikasi |
Terdapat
pesan error jika salah input |
|
9 |
Lakukan
pengecekan mengenai tombol perintah save,delete,dan cancel pada tampilan |
Sistem
aplikasi |
Terdapat
menu save,delete,dan cancel pada tampilan |
|
10 |
Dapatkan
informasi tentang fasilitas peringatan dari system aplikasi jika data belum
di back-up maka prosesnya tidak dapat dilanjutkan |
Sistem
aplikasi |
Sistem
dilengkapi peringatan jika data belum di back-up /disimpan |
|
11 |
Lakukan
pengecekan apakah petugas entry data selalu membubuhkan tanda check setelah
dokumen selesai diinput |
Dokumentasi
sistem |
Petugas
selalu menandai setiap data yang diinput |
|
12 |
Lakukan
pengecekan apakah data yang dimasukkan kedalam system aplikasi selalu
berdasarkan dokumen sumber |
Dokumentasi
sistem |
Dokumen
berasal dari pengguna sistem |
|
13 |
Lakukan
pengecekan apakah dilakukan penyimpanan atau pengarsipan terhadap dokumen
sumber yang telah digunakan |
Ruangan
biro administrasi |
Dokumen
yang telah digunakan diarsipkan diruangan biro administrasi |
|
14 |
Lakukan
pengecekan tentang metode penginputan data |
Sistem
aplikasi |
Metode
pengimputan data yang diunakan descending berurutan berdasarkan abjad |
|
15 |
Lakukan
pengecekan terhadap waktu respon disetiap pengimputan data |
Sistem
aplikasi |
Tidak
terdapat waktu respon |
|
16 |
Dapatkan
informasi mengenai pengawasan terhadap keakuratan input data dengan data pada
computer |
Sistem
aplikasi |
Tidak
ada pengawasan |
|
17 |
Lakukan
pengecekan apakah terdapat perubahan warna pada interface,jika terjadi
kesalahan penginputan |
Sistem
aplikasi |
Tidak
terdapat perubahan warna |
|
18 |
Dapatkan
informasi tentang prosedur pesetujuan penginputan data |
SOP
|
Penginputan
data diatur sesuai dengan SOP |
|
19 |
Dapatkan
informasi apakah setiap adanya perubahan data manual segera dilakukan
penyesuaian dengan data di komputer |
Sistem
aplikasi |
Setiap
perubahan data manual disesuaikan dengan data pada sistem aplikasi |
|
20 |
Lakukan
pengecekan mengenai fasilitas menu yang tidak efektif penggunaannya |
Sistem
aplikasi |
Tidak
terdapat menu yang tidak efektif penggunaannya |
|
21 |
Lakukan
tinjauan apakah fasilitas menu memenuhi kebutuhan user |
Sistem
aplikasi |
fasilitas
menu memenuhi kebutuhan user |
Resiko dan Rekomendasi atas input controls
|
Resiko |
Pengendalian |
|
Tidak
terdapat petugas yang melakukan pengawasan terhadap keakuratan input data
dengan data pada dokumen sumber |
Puskom
harus menambahkan SOP untuk pengawasan terhadap keakuratan penginputan data |
|
waktu
respon disetiap penginputan data didalam sistem aplikasi lambat |
Pengoptimalan
respon dari sistem |
|
Tidak
terdapat menu yang tidak efektif penggunaannya |
Memaksimalkan
semua menu |
|
Tidak
terdapat perubahan warna pada interface,jika terjadi kesalahan penginputan
data |
Menambahkan
fitur notification dalam bentuk perubahan visual pada sistem untuk
mempermudah identifikasi kesalahan |
1.2. Pengendalian Proses
Tujuan
dilakukan audit pengendalian proses :
1. Untuk
mengetahui sejauh mana proses yang berjalan pada sistem aplikasi
2. Untuk
mengetahui apakah ada enanggulangan terhadap kesalahan pemrosesan
3. Untuk
mengetahui apakah ada dokumentasi dari proses
4. Untuk
mengetahui proses pegolahan data dan informasi yang benar
Objek
audit :
1. Proses
pengolahan data input,delete,copy
Kriteria
standar atas pengendalian proses :
1. Sistem
harus mampu mencegah atau mendeteksi kehilangan data dan data yang tidak valid
selama proses dilakukan (error detection and correction)
2. Kesalahan
yang dilakukan selama pemrosesan harus dapat diperbaiki
3. Setipa roses yang dilakukan harus terekam didalam database
Prosedur
Audit Rinci
|
No |
Tahap Pengujuan dan Segmentasi |
Objek Audit |
Hasil |
|
B |
Pengendalian Proses (Proccess controls) |
||
|
1 |
Lakukan pengecekan apakah data dapat diproses denga
tidak benar |
Sistem
aplikasi |
Data diproses dengan baik |
|
2 |
Lakuak pengecekan apakah data dapat ditambah
,dihapus,dicopy,dihilangkan atau diubah dengan cara yang tidak legal |
Sistem
aplikasi |
data tidak dapat ditambah
,dihapus,dicopy,dihilangkan atau diubah dengan cara yang tidak legal |
|
3 |
Lakuka pengecekan apakah system dapat mencegah atau
mendeteksi data masukan yang tidak valid |
Sistem
aplikasi |
Sistem dapat mendeteksi data masukan yang tidak
valid |
|
4 |
Dapatkan informasi apakah system dapat mampu mencegah
dan mendeteksi kehilangan data selama pemrosesan |
Sistem
aplikasi |
system tidak dapat mencegah atau mendekteksi
kehilangan data selama pemrosesan |
|
5 |
Dapatkan informasi apakah system mampu untuk
mengecek keseluruhan pemrosesan |
Sistem
aplikasi |
system mampu untuk mengecek keseluruhan pemrosesan |
|
6 |
Lakukan pengecekan apakah proses yang dilakukan
dapat terekam didalam system |
Sistem
aplikasi |
proses yang dilakukan dapat terekam didalam system
dengan history |
|
7 |
Lakukan pengecekan apakah kesalahan dalam pemrosesan
data dapat segera diperbaiki daam waktu yang cepat |
Sistem
aplikasi |
Pengecekan kesalhan data bisa diperbaiki dalam waktu
cepat |
Resiko
dan Rekomendasi atas procces controls
|
Resiko |
Pengendalian |
|
Data
tidak dapat ditambahkan,dihapus,dicopy,dihilangkan,atau
diubah dengan cara yang illegal sehingga tidak bisa digunakan ada saat
emergrncy |
Puskom
harus menambahkan SOP untuk pemberian batas akses illegal untuk keperluan
mendesak |
|
system
tidak dapat mencegah atau mendekteksi kehilangan data selama pemrosesan |
Sistem
harus mampu mendeteki kehilangan data dengan cara peningkatan recovery sistem |
1.3. Pengendalian Keluaran
Tujuan
dilakukan audit pengendalian keluaran :
1.
Untuk mengetahui
keluaran yang dihasilkan oleh sistem sesuai dengan seharusnya
2.
Untuk mengetahui
adaah pengasipan dari hasil output sistem
3.
Untuk mengetahui
apakah keluaran sesuai sasaran dan tepat waktu
4.
Untuk mengetahui
ada atau tidak prosedur keluaran hasil sistem aplikasi
Objek
audit :
1. Dokumen
keluaran sistem aplikasi PORTAL UNRI
2. Ruangan
administrasi Puskom
Kriteria
standar atas pengendalian keluaran :
1.
Sistem harus mampu
menghasilkan keluaran yang sesuia dengan kebutuhan user
2. Sistem harus bisa mendistribusikan keluaran tepat sasaran dan waktu yang valid
Prosedur
Audit Rinci
|
No |
Tahap Pengujian dan Segmentasi |
Objek Audit |
Hasil |
|
B |
Pengendalian Keluaran (Output
Controls) |
||
|
1 |
Dapatkan informasi tentang system pengawasan
terhadap catatan untuk setiap laporan |
Administratsi Indomaret |
Setiap laporan keluar dari sistem mempunyai catatan |
|
2 |
Dapatkan informasi apakah dilakukan pemeriksaan
ulang setelah laporan tersebut dicetak |
Administratsi Indomaret |
dilakukan pemeriksaan ulang |
|
3 |
Dapatkan informasi apakah laporan dapat dicetak
kembali jika ditemukan kesalahan |
Biro IT Indomaret |
dapat dicetak kembali jika ditemukan kesalahan |
|
4 |
Lakukan pengecekan apakah system aplikasi dapat
menghasilkan laporan yang dibutuhkan |
Sistem Aplikasi |
system aplikasi dapat menghasilkan laporan yang
dibutuhkan |
|
5 |
Dapatkan informasi tentang prosedur permintaan
laporan rutin atau laporan baru |
Administratsi Indomaret |
User harus login ke sistem aplikasi sebelum
mendapatkan laporan |
|
6 |
Dapatkan informasi apakah laporan didistibusikan
kepada pihak yang berkepentingan |
Administratsi Indomaret |
laporan didistibusikan kepada pihak yang
berkepentingan |
|
7 |
Dapatkan informasi apakah laporan didistibusikan
secara tepat waktu dan tepat sasaran |
Administratsi Indomaret |
laporan didistibusikan secara tepat waktu dan tepat
sasaran |
|
8 |
Dapatkan informasi tentang laporan yang di arsip |
Administratsi Indomaret |
laporan di
arsip di ruangan biro administrasi |
|
9 |
Dapatkan informasi tentang contact person jika
terjadi sesuatu atas laporan yang dihasilkan,sehingga mudah untuk meminta
pertanggung jawaban |
Dokumen output |
Terdapat contact person pada laporan |
|
10 |
Lakukan pengecekan apakah setiap laporan yang
dihasilkan sudah tercantumkan halaman,judul,tanggal,periode,nomor urut,dan
jam laporan tersebut di cetak |
Dokumen output |
laporan yang dihasilkan sudah tercantumkan
halaman,judul,tanggal,periode,nomor urut,dan jam laporan tersebut di cetak |
|
11 |
Lakukan pengecekan apakah terdapat end of page jika
laporan dihasilkan lebih dari satu halaman |
Dokumen output |
terdapat end of page |
|
12 |
Dapatkan informasi tentang control terhadap
penghancuran laporan yang sudah tidak dibutuhkan lagi dan batas waktu yang
sudah tidak dibutuhkan lagi dan batas waktu lamanya pengarsipan laporan |
Administratsi Indomaret |
tidak ada penghancuran dokumen laporan |
Resiko
dan Rekomendasi atas output controls
|
Resiko |
Pengendalian |
|
tidak
ada penghancuran dokumen laporan sehingga menimbulkan resiko penumpukan beras
data lama dan data baru |
Puskom
harus menambahkan kebijakan untuk enghancuran dokumen secara berkala |
|
Tidak ada batasan waktu pengarsipan sehingga
menimbulkan kepadatan data |
Puskom
harus mempunyai kebijakan untuk batasa waktu pengarsipan |
1.4. Pengendalian Basisdata
Tujuan dilakukan audit
pengendalian database :
1.
Untuk mengetahui
kesesuaian penyimpanan data dan asset sistem informasi
2.
Untuk mengetahui
keamanan database
Objek audit :
1.
Database sistem
aplikasi Kasir Indomaret
Kriteria standar atas
pengendalian proses :
1.
Database harus
bisa menampilkan data yang akurat
Prosedur Audit Rinci
|
No |
Tahap
Pengujian dan Segmentasi |
Objek Audit |
Hasil |
|
B |
Pengendalian
Basisdata (Database Controls) |
||
|
1 |
Dapatkan informasi mengenai file handling control |
Data Base |
Tidak ada file handling controls |
|
2 |
Dapatkan informasi apakah tugas database
administrator dengan data administrator terpisah |
Data Base |
Terpisah |
|
3 |
Dapatkan informasi tentang pengendalian terhadap
akses illegal |
Data Base |
Jika ada akses illegal aka nada pemberitahuan secara
sistematik kepada user admin |
|
4 |
Dapatkan informasi mengenai pengndalian terhadap
batasan system hak akses |
Data Base |
Hak akses dibatasi berdasarkan level,staff,dosen
pimpinan,admin dan mahasiwa |
|
5 |
Dapatkan informasi mengenai jumlah preveleges atau
hak akses untuk login dibatasi |
Data Base |
Preveleges login diberikan kepda admin dan pimpinan |
|
6 |
Dapatkan informasi mengenai permintaan data |
Data Base |
Permintaan data hanya bisa dilakukan oleh yang
mempunyai ID untuk masuk kesistem |
|
7 |
Dapatkan informasi apakah system manajemen database
telah melaksanakan integrity contraints pada system database |
Data Base |
system manajemen database telah melaksanakan
integrity contraints pada system database |
|
8 |
Dapatkan informasi apakah privasi data dapat terjaga
dengan baik selama proses backup dan pemulihan dilakukan |
Data Base |
data dapat terjaga dengan baik selama proses backup
dan pemulihan dilakukan karena mempunyai satu server backup data |
|
9 |
Dapatkan informasi mengenai ketentuan siapa saja
yang boleh melakukan permintaan data |
Data Base |
Yang boleh melakukan permintaan data hanya user
yanag terdaftar dengan sistem |
Resiko
dan Rekomendasi atas database controls
|
Resiko |
Pengendalian |
|
Tidak
ada dilakukan file handling controls |
Puskom
harus menambahkan kebijakan sistem
untuk handling controls |
1.5. Pengendalian Komunikasi Aplikasi
Tujuan dilakukan audit
pengendalian komunikasi aplikasi :
1.
Untuk mengetahui
pengendalian komunikasi aplikasi berjalan semestinya
2.
Untuk mengetahui
perangkat yang digunakan dalam komunikasi apikasi memadai
3.
Untuk mengetahui
tipe komunikasi aplikas yang diterapkan
Objek audit :
1.
Peranngkat keras
tang terhubung ke sistem aplikasi
2.
Sistem aplikasi
3.
Arsitektur
komunikasi
Kriteria standar atas
pengendalian komunikasi aplikasi :
1.
Sistem harus bisa
menampilkan error detection untuk mengetahui hambatan komunikasi pada sistem
Proses Audit Rinci
|
No |
Tahap
Pengujian dan Segmentasi |
Objek Audit |
Hasil |
|
B |
Pengendalian
Komunikasi Aplikasi (Aplication Communication Controls) |
||
|
1 |
Dapatkan informasi mengenai hardware dan software
yang dapat mendukung transmisi atau saluran link |
Biro Infrastruktur |
Hardware dan software yang digunakan sudah memadai |
|
2 |
Dapatkan informasi tentang media-media yang
digunakan pada sistem aplikasi |
Biro Infrastruktur |
Kabel dan nirkabel untuk transmisi data |
|
3 |
Dapatkan informasi tentang communication line pada
jaringn(private/public) yang digunakan oleh sistem aplikasi |
Biro Infrastruktur |
communication line pada jaringn public |
|
4 |
Dapatkan informasi tentang error detection dan error
correction pada communication line |
Biro Infrastruktur |
informasi tentang error detection dan error
correction terdapat pada alarm server |
Resiko
dan Rekomendasi atas communication
application controls
|
Resiko |
Pengendalian |
|
Jaringan
sistem aplikasi menggunakan public communication line sehingga mudah disusupi
hacker |
Membuat
private network untuk sistem |
BAB
4
1.1. Kesimpulan
Dari
tijauan sistem informasi kasir indomaret terdapat beberapa masalah:
1.
kesalahan dalam pembacaan nama barang
2.
tidak ada maintenece sistem informasi kasir indomaret
3.
data base tidak di backup sehingga jika terjadi masalah maka pihak admin
indomaret harus mendata ulang barang-barang yang ada di minimarket indomaret
1.2. Rekomendasi Yang Diberikan
Sebaiknya
pihak indomaret harus meperhatikan hadware-hadware pada sistem informasi kasir
indomaret sehingga tidak ada lagi kesalahan dalam pembacaan kode barang dan
juga pihak indomaret harus memperhatikan data base nya agar terkendali dengan
baik dan tidak ada lagi data yang hilang dan juga pihak indomaret juga
memperbaiki sistem setiap 1 bulan sekali sehingga sistem tersebut berjalan
dengan baik.
DAFTAR
PUSTAKA
Gondodiyoto, sanyoto, 2007, Audit Sistem Informasi +
Pendekatan Cobit, Edisi Revisi, Mitra Wacana Media, Jakarta
Kumaat, Valer G. “ internal
Audit “. Erlangga. Jakarta. 2011
Sarno, Riyanarto. “ Audit sistem & Teknologi Informasi “. ITS Press. 2009